Jumat, 04 November 2011

5 Teknik Untuk Menghemat Udara Ketika Diving

Tips dan Trik Diving - Pernahkah anda kehabisan udara lebih dulu daripada penyelam lain ketika diving bersama? Jika pernah artinya ketika diving anda bernafas dengan tidak efisine sehingga lebih cepat menghabiskan udara di tabung scuba anda sebelum waktunya. Hal ini juga disebabkan oleh beberapa faktor yang diluar kendali anda antara lain penyelam dengan tubuh kecil menghabiskan udara lebih lama daripada penyelam dengan tubuh lebih besar dsb. Namun juga ada beberapa teknik yang aman untuk menghemat udara ketika diving yaitu :

Teknik #1. Banyak Berlatih Diving

Kebanyakan penyelam baru lebih banyak menghabiskan udara ketika diving daripada para penyelam yang sudah berpengalaman. Alasannya adalah penyelam baru cenderung panik dan cemas ketika diving, hal ini dikarenakan mereka sedang beradaptasi pada suasana dan kondisi lingkungan yang baru (dibawah air). Kepanikan dan kecemasan menyebabkan jantung berdetak lebih cepat sehingga mereka akan semakin cepat bernafas yang mengakibatkan menguras persediaan udara didalam tabung scuba mereka. Banyak berlajar diving dan memperbanyak jam terbang diving anda dapat membantu mengontrol rasa cemas dan meningkatkan percaya diri sehingga menimbulkan rasa nyaman ketika diving. Pada program kursus diving akan dijelaskan lebih detail teknik-teknik untuk mengendalikan rasa cemas dan panik.

Teknik # 2: Istirahat Dengan Cukup Sebelum Diving 

Tubuh yang lelah akan memerlukan lebih banyak oksigen daripada tubuh yang fit. Sehingga bila anda sedang kelelahan dan melakukan scuba diving, secara tidak disadari, anda akan menghabiskan udara di tabung scuba anda dengan lebih cepat. Selain tubuh kelelahan, bagi penyelam yang banyak meminum minuman alkohol semalam sebelum menyelam juga akan membutuhkan udara lebih banyak dari kondisi normal. Jadi cobalah untuk istirahat dengan cukup sebelum anda melakukan aktifitas menyelam.

Teknik #3: Lakukan Diving Dengan Perlahan-Lahan

Banyak para penyelam yang terlalu senang ketika tiba ketujuan dive spot yang sudah mereka mimpikan jauh hari sebelumnya. Rasa senang yang berlebihan ini juga mendorong penyelam berenanng dengan cepat untuk menuju pada kedalaman yang mereka inginkan. Mereka tidak menyadari menyelam dengan cepat akan membutuhkan lebih banyak udara namun jumlah udara yang diperlukan tidak sebanding dengan kecepatan berenang mereka. Artinya, peningkatan kecepatan menyelam hingga 20% dapat menambah tingkat kebutuhan udara lebih dari 40% dari pada kondisi normal. Yang paling benar adalah menyelamlah dengan perlahan-lahan. Berenang dengan santai sambil menikmati pemandangan indah dunia bawah air akan menghemat persediaan udara pada tabung scuba anda.

Teknik # 4: Gunakan Pemberat Secukupya Ketika Diving

Ketika diving gunakan pemberat secukupnya, semakin banyak pemberat yang anda bawa akan semakin memudahkan anda tenggelam. Namun membawa pemberat yang berlebihan juga menyebabkan anda susah bergerak. Tentu saja semakin berat tubuh kita, maka untuk bergerak akan membutuhkan semakin banyak tenaga sehingga secara tidak kita sadari, ketika diving dengan membawa pemberat yang berlebihan akan menghabiskan udara lebih banyak.

Teknik # 5: Ambil Napas Dalam-Dalam Ketika Diving

Ketika kita bernapas pendek, oksigen tidak memasuki aliran darah dengan segera. Jadi, bernafas pendek terasa seperti telah mendapatkan udara yang kita butuhkan, namun sebenarnya tidak. Anda dapat merasakan apakah anda mendapatkan kelegaan ketika bernafas pendek-pendek?. Ambil nafas sedalam-dalamnya untuk merasakan lega. Dengan cara itu tubuh memiliki waktu yang cukup untuk melepaskan karbondioksida sebanyak mungkin sambil kita menghemat udara dalam tabung scuba kita.



Jika artikel ini bermanfaat, silahkan isikan alamat email Anda untuk berlangganan artikel scubadivingsurabaya.com secara gratis melalui email :


0 comments:

Posting Komentar

Komentar anda akan dimoderasi oleh admin.