Rabu, 02 November 2011

Dunia Bawah Air

Para scuba diver dan perenang snorkel adalah para pecinta keindahan dunia bawah air. Dunia bawah laut (underwater world) pertama kali di eksplorasi oleh Jacques Cousteau dan telah di deskripsikan sangat lengkap namun masih sedikit dipahami oleh orang-orang. Mejelajahi dunia bawah laut memberikan sensasi yang luar biasa dengan menikmati panorama unik yang dibuat oleh warna warni dan kehidupan disekitar terumbu karang. Seperti kita mengamati panorama di puncak gunung.

Namun saat ini terlalu banyak orang mengeksplorasi dunia bawah laut tanpa memperdulikan kelestariannya sehingga menyebabkan  ancaman serius terjadinya kerusakan.. Salah satu solusi terbaik untuk mellindungi kelestarian dunia bawah laut yaitu dengan mengenalkan kepada banyak orang tentang keindahan bawah laut. Tentu saja untuk menikmati dunia bawah air anda harus memiliki sertifikat diving internasional yang bisa didapatkan dengan mengikuti program kursus diving atau diving course dikota anda.

Kehidupan Karang (Coral)

Karang adalah salah satu organisme laut yang biasa disebut dengan polip yang tumbuh didirinya dan polip tersebut memiliki kemampuan untuk berkembangbiak yaitu dengan membentuk koloni-koloni. Koloni tersebut secara bertahap akan membentuk terumbu karang dan terumbu karang dijadikan habitat oleh organisme lain seperti ikan dan tanaman yang bersama-sama membentuk kehidupan bawah laut yang harmonis.

Terumbu karang hanya ada di perairan dangkal dan hangat, belum pernah ditemukan terumbu karang di kedalaman lebih dari 50 meter atau 165 kaki. Alasannya adalah kehidupan terumbu karang bersimbiosis dengan beberapa ganggang uniseluler (tanaman bawah air) yang disebut zooxanthellae yang memiliki fungsi membersihkan limbah amoniak dan fosfat. Amoniak dan fosfat memberikan dampak negatif terhadap terumbu karang. Pada kedalaman 50 m / 165 kaki, cahaya matahari relatif kurang sehingga ganggang tidak dapat melakukan fotosintesis. Hal ini juga merupakan salah satu alasan mengapa para fun diver hanya menyelam hingga kedalaman 40m.

Terumbu karang yang ada saat ini merupakan hasil proses selama ratusan juta tahun. Kerusakan yang terjadi dihari ini tidak dapat semerta-merta diperbaiki. Oleh karena itu metode pelestarian yang tepat adalah dengan mengenalkan dan mengajak orang untuk belajar diving. Sehingga makin banyak orang yang telah menikmati keindahan bawah laut diharapkan akan makin banyak orang yang ingin melindungi kelestarian dunia bawah air tersebut.

Mahalkah menjadi seorang scuba diver di Indonesia yang diakui secara Internasional? 

Semua aktifitas tentu saja memerlukan biaya yang besarnya tergantung dari seberapa antusias anda menekuninya. Demikian juga Scuba Diving juga memerlukan biaya yang setara dengan kegiatan-kegiatan lain seperti Tennis, Bulu tangkis, Off Road, Fitness, Golf, Air Soft Gun, Surfing, Gowes, dsb. Minimal investasi yang sebaiknya anda keluarkan adalah sebesar Rp.160.000 untuk sekedar mencoba belajar diving di kolam renang. Janganlah anda membeli peralatan scuba diving terlebihdahulu karena segala bentuk peralatan yang dibutuhkan ketika mengikuti program belajar diving maupun kursus diving sudah kami sediakan. Program belajar diving berguna untuk mengetahui apakah anda dapat menikmati olahraga ini atau tidak. Setelah mengikuti program belajar selam murah, silahkan anda berpikir berhenti sampai disini atau "go ahead to take the diving course". Yang pasti, Scuba Diving akan membawa banyak manfaat dalam kehidupan anda sehari-hari. "Worth it" dengan apa yang anda investasikan. Salam Diver!!!

Resources : http://www.scubadivingsurabaya.com/2011/11/dunia-bawah-air.html



Jika artikel ini bermanfaat, silahkan isikan alamat email Anda untuk berlangganan artikel scubadivingsurabaya.com secara gratis melalui email :


0 comments:

Posting Komentar

Komentar anda akan dimoderasi oleh admin.